Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2020

111+ Contoh Majas Personifikasi dalam Kalimat, Puisi, Lagu, Cerpen, Beserta Artinya

Salah satu hal yang berpengaruh dalam sebuah dampak atas apa yang seseorang tulis adalah gaya bahasa atau majas. Ungkapkan yang dituangkan dalam sebuah tulisan tentang suatu hal yang ada di pikiran kita akan dapat memberikan pengaruh yang berbeda kepada seorang pembaca tergantung majas atau gaya bahasa yang digunakan.

Sedangkan gaya bahasa atau majas dapat kita artikan sebagai penggunaan ragam bahasa tertentu bertujuan untuk mendapatkan akibat - akibat tertentu yang menjadikan sebuah karya sastra akan semakin menarik (baik lisan maupun tertulis). Salah satu jenis gaya bahasa yang unik dan sering digunakan oleh penulis adalah majas personifikasi.

Kemudian apa yang dimaksud dengan majas personifikasi ? bagaimana ciri -ciri majas personifikasi ? seperti apa contoh majas personifikasi ? Pada kesempatan kali ini, penulis akan mencoba menjawab semua pertanyaan tersebut dengan merangkum materi dari beberapa sumber bacaan favorit dan semoga lebih bermanfaat kepada kamu semua.

Pengertian Majas Personifikasi Adalah

Contoh MAJAS PERSONIFIKASI

Secara etimologis, istilah kata ‘Personifikasi’ berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu "Prosopopoeia", dan artinya adalah "Memanusiakan". Secara terminologi, pengertian majas personifikasi adalah majas atau gaya bahasa yang menciptakan kesan hidup terhap benda mati dengan melekatkan sifat-sifat insani (manusiawi).

Jadi dengan menggunakan majas personifikasi, suatu benda yang mati, seolah - olah akan tampak hidup layaknya manusia atau hewan seperti menangis, tersenyum, berbicara, tumbuh, dan lain sebagainya. Sebuah tulisan yang dengan menggunakan majas ini, akan memberikan kesan hidup kepada objek benda mati yang ditulisnya.

Dalam definisi lain, majas personifikasi diartikan sebagai suatu majas atau gaya bahasa yang menciptakan suasana atau sifat - sifat hidup kepada suatu benda mati, seakan - akan benda mati tersebut memiliki sifat layaknya seperti manusia atau hewan pada umumnya.

Memang definisi tersebut hampir mirip dengan definisi sebelumnya, namun ada unsur suasana yang di kaitkan dengan ini. Jadi tidak hanya sifat insani saja, namun juga suasana yang pernah di alami manusia seperti sedih, susah, senang, dan lain sebagainya.

Majas personifikasi ini sifatnya adalah umum, dan dapat digunakan kedalam berbagai macam jenis karya tulis maupun karya sastra. Majas ini seringkali kita temukan pada berbagai karya sastra, baik itu puisi, cerpen, novel, dan lain sebagainya, dan terkadang kamu tidak menyadarinya bahwa itu adalah majas personifikasi.

Fungsi, Tujuan, & Ciri - Ciri Majas Personifikasi



Terdapat berbagai macam majas yang sesuai dengan kategorinya seperti majas perbandingan, majas sindiran atau majas penegasan yang sering digunakan dalam sebuah kalimat atau paragraf. Setiap kategori majas tersebut memiliki jenis - jenis majas yang beragam serta cirikhas tersendiri yang membedakan antara jenis majas satu dengan jenis majas yang lainnya.

Untuk dapat mengetahui penggunaan majas personifikasi dalam sebuah kalimat, penting untukmu memahami setiap detail ciri - ciri yang membedakan antara majas personifikasi dengan jenis majas lainnya. Berikut adalahciri-ciri majas personifikasi yang kami rangkum dari berbagai macam sumber bacaan favorit saya:

Melekatkan Sifat - Sifat Insani

Terdapat banyak sifat insani yang dapat digunakan untuk majas personifikasi ini seperti : berjalan, tumbuh berkembang, menangis, berlari, memukul, marah, dan lain sebagainya. Selain itu, suasana manusia juga dapat digunakan dalam ungkapan majas ini seperti bersedih, ceria, marah, senang, dan lain sebagainya.

Gaya bahasa ini menggunakan pilihan kata yang memberikan suasana atau sifat manusia pada suatu benda mati.

Membandingkan Benda Mati yang Seolah Hidup

Cirikhas yang kedua dari majas ini adalah mengungkapkan pembanding atau membandingkan benda mati atau benda hidup yang bukan manusia (hewan, tumbuhan) sehingga seolah-olah dapat berperilaku layaknya manusia. Contohnya seperti rumput bergoyang, ombak berkejaran dan lain sebagainya.

Menggambarkan Bayangan Angan

Selanjutnya cirikhas ketiga majas personifikasi adalah menggambarkan tentang suatu situasi dengan bayangan angan (citra) yang konkret. Misalnya dalam kalimat semilir angin berhembus yang membelai rambut mendamaikan hati. Kalimat tersebut merupakan bayangan angan seorang penulis yang dituangkan dalam sebuah kalimat dengan gaya bahasa personifikasi

Kumpulan Contoh Majas Personifikasi

Nah pada bagian ini, saya akan mencoba merangkum beberapa contoh majas personifikasi dari berbagai macam sumber baik itu blog, jurnal, buku, koran , dan lainnya yang akan saya sajikan dalam bentuk kalimat. Selain itu saya juga akan mengklasifikasikanya kedalam beberapa kategori cohtoh majas personifikasi.

Semoga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam memahami materi ini dan juga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam mengerjakan tugas anda. berikut adalah ulasannya.

1.  Contoh Majas Personifikasi dan Artinya


Angin genit mengelus merah putihku 
Ungkapan diatas megnggunakan gaya bahasa personifikasi yang ditandani dengan adanya penggunaan kata "Mengelus" yang merupakan salah satu sifat insani. Jadi dalam ungkapan tersebut, Angin diilustrasikan bagaikan manusia yang membelai merah putih. Arti atau makna ungkapan tersebut yang sebenarnya adalah angin mengembus dan mengakibatkan bendera berkibar.

Siang itu langit sedang bersedih
Dalam contoh ini, langit diilustrasikan atau dianalogikan bagaikan mausia yang memiliki sifat sedih. Sedih disini mengisyaratkan cuaca mendung. Jadi arti yang sebenarnya adalah pada suatu siang, cuaca mendung yang ditandai dengan langit yang gelap.

Hari ini matahari sudah mulai tertidur
Ungkapan diatas merupakan salah satu contoh majas insani karna melekatkan sifat insani terhadap suatu benda mati. Dalam hal ini matahi dianalogikan bagaikan manusia yang mulai tertidur. Kata "Mulai Tertidur" dalam ungkapan tersebut diartikan sebagai matahai mulai tenggelam. Jadi makna sebenarnya adalah hari ini mulai berakhir yang ditandai matahi mulai tenggelam.

Kasur empuk menyapa dan memanggilku untuk tidur.
Kata "menyapa dan memanggilku" merupakan salah satu sifat insani yang digunakan pada contoh majas peronifikasi ini. Kasur dianalogikan seperti manusia yang menyapa dan memanggil, dan pada kesimpulannya, ungkapan tersebut memiliki kesan yang lebih menarik.

2. Contoh Majas Personifikasi Singkat

Contoh Majas Personifikasi Singkat

  1. Yang hancur lebur akan terobati
  2. Yang sia-sia akan jadi makna
  3. Yang terus berulang suatu saat henti
  4. Rebah dan berkarat
  5. Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
  6. Aroma masakan mama menggodaku
  7. Nyiur melambai-lambai ke arah ku.
  8. Panasnya mentari membakar kulit.
  9. Badai tsunami itu menyapu bersih rumah-rumah
  10. Bayang yang berserah
  11. Terang di ujung sana
  12. Jatuh dan tersungkur di tanah aku
  13. Gunung berapi memuntahkan isi perutnya
  14. Burung kenari itu bersiul-siul dengan indah.
  15. CCTV menyelamatkan seorang pria dari tuduhan
  16. Makanan panas dan pedas membakar lidahnya.
  17. Berselimut debu sekujur tubuhku
  18. Panas dan menyengat
  19. Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
  20. Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
  21. Badai topan mengamuk 
  22. Butir-butir nasi itu menangis
  23. Jeritan panjang peluit wasit.
  24. Masakan pedas menggetarkan lidah para tamu.
  25. Hujan memeluk mereka yang sedang sedih karena jomblo.
  26. Di mana ada musim yang menunggu?
  27. Meranggas merapuh
  28. Berganti dan luruh
  29. Ambulan itu menjerit-jerit
  30. Angin genit mengelus merah putihku 
  31. Siang itu langit sedang bersedih
  32. Hari ini matahari sudah mulai tertidur
  33. Dinginnya malam menusuk-nusuk hingga ke tulang ku.
  34. Si jago merah melahap habis pemukiman.
  35. Sisir usang setia merapihkan rambutku

3. Contoh Majas Personifikasi dalam Puisi, Cerpen, Karya Sastra



  1. Angin membelai rambuku dalam kesunyian malam.
  2. Suara adzan membangunkanku dari tidur nyenyakku.
  3. Lukuisan indah yang menyentuh hati hingga lubuk hati yang paling dalam.
  4. Lilin dan balon warna warni itu memeriahkan pesta ulang tahunnya
  5. Kisah menyeramkan di pemakaman itu menakuti warga yang tinggal disekitarnya
  6. Setiap hari sisir selalu merapikan rambut kita
  7. Ketika senja datang, perlahan lahan matahari beranjak pulang
  8. Botol susu itu menenangkan bayi mungil itu
  9. Langit mendadak muram ketika petir menggelegar menyambar
  10. Kursi roda itu berjalan kemanapun membawa pemiliknya saat pemiliknya inginkan
  11. Tinta itu mengotori seluruh pakaian adik
  12. Janur di kedua sisi jalan sudah berdiri dari pagi menyambut kedatangan tamu undangan
  13. Lonceng stasiun memberitahu para penumpang untuk bergegas naik kereta
  14. Setiap hari lampu merah di jalanan mengatur para pengguna jalan
  15. Warna pelangi yang indah memanjakan penglihatanku.
  16. Secangkir kopi menemaniku di pagi hari.
  17. Jam dindin pun juga ikut tertawa saat aku menantimu.
  18. Pohon kelapa melambai - lambai saat di terjang oleh angin
  19. Sang mentari bersembunyi di baik tebalnya awan hitam.
  20. Asap tebal menyelimuti provinsi sumatra utara.
  21. Matahari bersinar terik terasa menggigit seluruh kulit tanganku
  22. Anak anak pantai dengan gembira bermain kejar kejaran bersama ombak
  23. Desas desus tentang dirinya sudah terbang menyebar ke seluruh penjuru negeri
  24. Salju turun menyelimuti seluruh isi kota
  25. Gelang emas itu menggenggam erat pergelangan tangannya
  26. Koran lokal itu menulis kisah perjuangan hidupnya
  27. Kemarau panjang menghisap kebutuhan air di bumi
  28. Kartu taurot itu meramalkan peruntungan nasibnya
  29. Coretan itu merusak makalah presentasi ayah tadi pagi
  30. Truk itu menumpahkan seluruh muatannya saat terguling
  31. Pohon besar itu berhenti bernafas ketika badai menumbangkannya
  32. Pagar beton dan teralis itu menjaga tokonya dari tamu tak di undang
  33. Magnet mencari ribuan paku di sepanjang jalanan ibukota yang di taburkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab
  34. Ombak tinggi menerjang seluruh kapal nelayan
  35. Badai tsunami menyapu bersih apapun yang dilaluinya
  36. Kursi goyang itu menidurkan nenekku dengan ayunannya
  37. Gempa mengoyang goyang seluruh gedung pencakar langit
  38. Pohon bambu di belakang rumah berbisik bisik tertiup angin sore
  39. Sepasang mata boneka itu bersinar tajam menatapku di kegelapan malam
  40. Kasur empuk menyapa dan memanggilku untuk tidur.
  41. Hamparan taman bunga menebar pesona kepada para pengunjung.
  42. Kebakaran yang terjadi melalap habis 30 rumah warga.
  43. Aku tersipu malu saat bung mentapku.
  44. Ayah selalu di kejar - kejar oleh waktu setiap hari.
  45. Angin sepoi sepoi membelai lembut bumi dan seluruh isinya agar tertidur lelap
  46. Setiap pagi alarm handphone bernyanyi membangunkanku dari kesiangan
  47. Kebakaran subuh tadi melahap habis pemukiman padat penduduk
  48. Mobil pemadam kebakaran meraung raung memecah keheningan pagi
  49. Gunung kerinci memuntahkan seluruh isi perutnya sepanjang hari ini
  50. Jarum suntik menakuti adikku saat imunisasi
  51. Aroma masakan ibu menggoda seluruh penghuni rumah
  52. Iklan rokok memperingati para perokok akan bahaya merokok
  53. Matanya berapi api menahan amarah
  54. Kepingan uang receh itu berhamburan keluar dari kantong sakunya yang robek
  55. Puntung rokok yang di buang sembarangan itu membumihanguskan berhektar hektar hutan
  56. Jalanan berlobang itu sudah beberapa kali memakan korban jiwa
  57. Setiap kali makan, sendok dan garpunya selalu bertengkar
  58. Ketukan palu itu sudah memvonisnya bersalah
  59. Gemercik air pegunungan  menenangkan suasana di sekelilingnya
  60. Ratapan ibu tua itu memilukan hati setiap orang yang mendengar kisahnya
  61. Atraksi hewan di pertunjukkan itu memukau seluruh penonton
  62. Tiang listrik berbaris rapi di sepanjang jalan protokol ibukota
  63. Pesta kembang api berkilauan menyambut pergantian tahun
  64. Tanggalan di kalender itu memperingatkan utangnya hampir jatuh tempo
  65. Setiap malam, buku cerita itu mendongengkan kisah untuk adikku
  66. Bingkisan kado itu menggelitik tanganku agar segera membukanya
  67. Genangan lumpur itu menahan langkahnya sesaat
  68. Air, udara dan tanah memberikan kehidupan untuk seluruh mahluk hidup tanpa pamrih
  69. Bumi memangku semua bentuk kehidupan tanpa pilih kasih
  70. Kalkulator itu menolong ibu menghitung belanjaannya
  71. Telephone itu berdering terus memanggil pemiliknya
  72. Kacamata itu membantu kakek membaca koran
  73. Dasi kupu kupu itu mencekik lehernya
  74. Daun daun berguguran mendengar berita memilukan itu
  75. Zebra cross menyebarangi para pejalan kaki dengan aman
  76. Rerumputan dan ilalang menari nari mengikuti irama angin
  77. Rimbunan pohon mangga di taman itu memayungi setiap orang yang kepanasan
  78. Buku ini mengingatkanku akan masa lalu yang begitu indah.
  79. Slimut yang menghangatkanku dari dinginnya malam.
  80. Album kenangan itu mengingatkannya akan  kisah masa mudanya
  81. Dahan pohon itu berayun ayun terbawa arus sungai
  82. Kodok berdendang riang menyambut musim penghujan
  83. CCTV itu menyelamatkannya dari tuduhan perkara
  84. Suara gemuruh pagi tadi membangunkan semua orang
  85. Siaran televisi telah merusak banyak moral anak anak
  86. Radio tua itu berkoar koar menyampaikan berita
  87. Semangatnya berkobar untuk mendapat promosi tahun ini
  88. Bendera negaraku berkibar dengan gagah berani di angkasa raya
  89. Sarung tinju usang itu telah membawanya menjadi juara
  90. Bus antar jemput setiap hari mengantarnya ke sekolah
  91. Kartu kredit itu membelikan semua barang mewah untuknya sehingga ia terlilit hutang
  92. Beduk subuh itu memanggilnya untuk bergegas ke mesjid
  93. Longsor itu menegur kita agar menjaga kelestarian alam
  94. Bulan bersembunyi di balik tebalnya awan hitam
  95. Helm itu menjaga keselamatan pekerja dari reruntuhan
  96. Hujan lebat kemarin menghanyutkan beberapa rumah
  97. Obat batuk itu menghangatkan tenggorokkannya
  98. Sepeda tua itu selalu setia menemaninya kemana pun ia pergi
  99. Narkoba itu sudah menghabiskan sisa hidupnya di jeruji besi
  100. Bintang malam ini berkedip kedip menerangi seluruh isi kota
  101. Wajahnya bersinar sinar mendengar beasiswanya di terima
  102. SMS yang diterimanya, membuat ia melompat kegirangan
  103. Makanan pedas itu membakar lidahnya
  104. Obat pencahar yang diminumnya mengaduk seluruh isi perutnya
  105. Nyawanya hampir melayang tersengat kabel listrik yang menggantung di dahan pohon
  106. Dedaunan kering di jalanan itu melayang layang tertiup angin kencang
  107. Speaker di lapangan parkir itu memanggil pemilik mobil agar memindahkan kendaraannya
  108. Cacing di dalam perutku berteriak meminta makanan
  109. Bangku sekolahnya masih setia menemaninya jika ia gagal lagi ujian kelulusan tahun ini
  110. Jari jemarinya berlompatan lincah di atas keyboard komputer
  111. Pameran lukisan itu memanjakan mata para pengunjung
  112. Rumput liar di depan rumahku menghalangi pandangan ke jalanan
  113. Kuas itu menari lincah di atas kanvas yang di lukisnya
  114. Tanah warisan itu telah menghidupi keluarganya hingga beberapa keturunan
  115. Sepatu usang itu melindungi kakinya dari kerikil tajam
  116. Waktu berjalan terus tanpa menunggu atau menanti siapa pun
  117. Berita tentang si dia terus menghampiriku.
  118. Panorama pagi memanjakanku dan membangunkanku dari tidurku.
  119. Matahari pagi ceria menyapa pagi indahku.
  120. Langit juga ikut menangis di kala kau menangis.

4. Contoh Majas Personifikasi Bahasa Jawa 



Kang numpes bakal mari terobati
Yang hancur lebur akan terobati
Sing sio sio bakal dadi makno
Yang sia-sia akan jadi makna
Sing terus muter sesok bakal mandek
Yang terus berulang suatu saat henti
Sing ceklek cukul, seng ilang bakal kijolan
Yang patah tumbuh, yang hilang akan berganti
Aroma masakan biyongku nggudo.
Aroma masakan mama menggodaku
Panase serngenge ngobong kulit
Panasnya mentari membakar kulit.
Badai tsunami  nyapu resik omah - omah
Badai tsunami itu menyapu bersih rumah-rumah
Ayang-ayang seng pasrah
Bayang yang berserah
Padang neng pucok kono
Terang di ujung sana
Tibo Jungkel neng lemahku
Jatuh dan tersungkur di tanah aku
Gunung berapi muntahke isi madaran
Gunung berapi memuntahkan isi perutnya

6. Contoh Majas Personifikasi Bahasa Sunda


Sumber : beritagar
Tengah peting langit kacirina lenglang, bentang kacirina ting kariceup.
Artinya : tengah malam langit terlihat luas, bintang terlihat berkilap-kilap)
Geus kaciri aya bulan caang ngintip tina sela-sela mega.
Artinya : sudah terlihat ada bulan terang ngintip di sela-sela mega)
Kuring ngebak nalika ningali anjeun.
Artinya : Aku tersipu malu saat bung mentapku.
Pa sok diusir ku waktos unggal dinten.
Artinya : Ayah selalu di kejar - kejar oleh waktu setiap hari.
Buku ieu ngingetkeun kuring ngeunaan jaman baheula anu éndah.
Artinya : Buku ini mengingatkanku akan masa lalu yang begitu indah.
Langsingna anu diaman ku kuring ti tiris wengi.
Artinya : Slimut yang menghangatkanku dari dinginnya malam.
Pare beuneur teh kaciri tarungkul, etamah siga pisan anu keur menekung.
Artinya : padi yang berisi itu tampak sangat mirip dengan yang lagi menekung)
Ditempo ti sisi basisir kaciri ombak teh paudag-udag matak reueus kana hate.
Artinya : di lihat dari sisi pesisir terlihat ombak sedang berkejar-kejaran membuat hati ini bangga)
Berita ngeunaan anjeunna terus sumping ka kuring.
Artinya : Berita tentang si dia terus menghampiriku.
Isuk-isuk panorama kuring ngorotan kuring sareng ngising kuring tina bobo.
Artinya : Panorama pagi memanjakanku dan membangunkanku dari tidurku.
Sémah isuk anu séhé nyayuh énjing énjing.
Artinya : Matahari pagi ceria menyapa pagi indahku.
Langit ogé ceurik nalika anjeun ceurik.
Artinya : Langit juga ikut menangis di kala kau menangis.
Tangkal kalapa di sisi basisir teh kaciri ngagupayan parahu layar anu aya di tengah laut.
Artinya : pohon kelapa di sisi peseser itu terlihat seperti memanggil perahu layar yang berada di tengah laut
Panon poe isuk-isuk teh kacirina ngintip tina tukangen gunung.
Artinya : mata hari pagi-pagi terlihat sedang mengintip di belakang gunung)
Tuh geuning angin subuh teh ngaharewos karasa pisan kana ceuli.
Artinya : nah itu angin subuh sudah sangat terasa mengalir ke telinga)

7. Contoh Majas Personifikasi Bahasa Inggris


Sumber : World Atlas
Rain washed mud on the roads.
Artinya : hujan mencuci lumpur di jalanan
Nature seems writing our story in future
Artinya : alam terlihat menuliskan cerita kita di masa depan
The house protects me like a friend
Artinya : rumah melindungi ku seperti seorang kawan
The stars danced playfully in the moonlit sky.
Artinya : Bintang-bintang menari main-main di langit diterangi cahaya bulan.
The run down house appeared depressed.
Artinya : Rumah berlari ke bawah bagaikan tertekan.
The first rays of morning tiptoed through the meadow.
Artinya : Sinar pertama pagi berjingkat melalui padang rumput.
She did not realize that opportunity was knocking at her door.
Artinya : Dia tidak menyadari peluang yang mengetuk pintu.
He did not realize that his last chance was walking out the door.
Artinya : Dia tidak menyadari bahwa kesempatan terakhirnya berjalan keluar pintu.
While doing a test, the answers fled in my mind.
Artinya : saat mengerjakan tes, jawaban-jawaban melarikan diri di kepalaku
Time flies when we are playing a game.
Artinya : waktu terbang saat kita bermain game
Look at that building. That is so beautiful!
Artinya : lihat bangunan itu. Sangat cantik.
The flowers danced together with the grasses.
Artinya : bunga-bunga menari bersama rerumputan
Plants also prayed during that extremely disaster.
Artinya : tumbuh-tumbuhan pun ikut berdoa di bencana yang dahsyat itu
Moon and stars always appear in clear sky, they greet each other.
Artinya : Bulan dan bintang-bintang selalu terlihat di langit yang cerah, mereka saling sapa satu sama lain
The sun smiled at me.
Artinya : matahari tersenyum padaku
I even could hear the dresses argued that they were the best to wear.
Artinya : Aku bahkan bisa mendengar baju-baju itu berdebat bahwa mereka yang paling baik untuk dikenakan.
The sun and cloud are playing hide and seek.
Artinya : matahari dan awan sedang bermain petak umpet
My plants are begging for water.
Artinya : tanaman-tanamanku sedang mengemis air
The fire ran quickly to the other side of the home.
Artinya : api berlari kencang dari satu sisi ke sisi lain rumah itu
I will plant banana trees, so that papaya trees don’t stand alone anymore.
Artinya : aku akan menanam pohon pisang, jadi pohon pepaya itu tidak berdiri sendiri lagi
The bees played hide and seek with the flowers as they buzzed from one to another.
Artinya : Lebah bermain petak umpet dengan bunga karena mereka berdengung dari satu ke yang lain.
The wind howled its mighty objection.
Artinya : Angin menderukan perkasaannya.
The snow swaddled the earth like a mother would her infant child.
Artinya : Salju membungkus bumi seperti seorang ibu membungkus anak bayinya.
She got an accident until her motorcycle kissed the road.
Artinya : dia mendapat kecelakaan sampai motornya mencium jalan)
Honey and bee can’t be apart. They such have got married.
Artinya : madu dan lebah tidak terpisahkan. Mereka seperti telah menikah
Today is a cheerful day, I can hear birds sing
Artinya : hari ini sangat cerah. Aku bisa mendengar burung-burung bernyanyi bersama
The wind swept leaves in our garden.
Artinya : Angin menyapu dedaunan di taman kita
Grasses whispered to grow taller and teller.
Artinya : rerumputan berbisik untuk tumbuh tinggi dan tinggi

Demikian ulasan artikel saya terkait dengan majas personifikasi yang sudah saya sajikan secara konprehensif. Semoga bermanfaat kepada kamu semua dalam menyusun makalah majas personifikasi.

Saya mengucapkan beribu terima kasih kepada para blog dan jurnal yang telah bersedia kontennya kami kutip satu persatu yang tidak dapat saya tuliskan satu persatu sumbernya. Untuk mengecek pemahaman Anda, cobalah jawab pertanyaan dibawah ini dengan benar.

Manakah diantara kalimat dibawah ini yang termasuk dalam majas personifikasi:
a. Bulan dan bintang akan terus menemani perjalanan malam ini.
b. Pemuda itu berlari secepat kilat saat disuruh orang tuanya untuk membeli obat.
c. Raja siang telah terbit di pagi hari yang indah.
d. Gadis cantik itu bagaikan melati yang baru mekar.
Read More

111+ Contoh Majas Simile dalam Kalimat, Puisi, Lagu, Cerpen, Beserta Artinya

Menulis merupakan suatu kegiatan transfer informasi dari penulis kepada para pembaca melalui sebuah tulisan. Informasi akan dapat diterima dengan baik oleh para pembaca apabila tulisan tersebut menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami. Salah satu faktor yang penting dan dapat berpengaruh terhadap ketertatikan pembaca dan mudahnya tulisan untuk di fahami oleh para pembaca adalah gaya bahasa yang digunakan oleh penulis.

Dalam sebuah sumber informasi, menjelaskan bahwa gaya bahasa atau majas dapat kita artikan sebagai penggunaan ragam bahasa tertentu bertujuan untuk mendapatkan akibat - akibat tertentu yang menjadikan sebuah karya sastra akan semakin menarik (baik lisan maupun tertulis).

Terdapat berbagai macam jenis majas dalam bahasa indonesia seperti majas pertentangan, majas sindiran, majas perbandiangan dan lain sebagainya. Salah satu majas yang penting dan menarik untuk kita kaji pada kesempatan kali ini adalah majas simile.

Kemudian apa yang dimaksud dengan majas simile ? bagaimaca ciri - ciri majas simile ? apa tujuan dan fungsi majas simile ? apa saja jenis-jenis majas simile ? dan masih banyak lagi pertanyaan - pertanyaan lain. Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha untuk menjawab semua pertanyaan tersebut dengan merangkum beberapa materi dari sumber bacaan favorit saya. Semoga bermanfaat bagi kamu semua.

Pengertian Majas Simile Adalah

Pengertian Majas Simile Adalah
Contoh Majas Simile

Secara umum, pengertian majas simile adalah gaya bahasa yang digunakan untuk membandingkan antara satu hal dengan hal yang lainnya dengan cara menggunakan kata penghubung atau kata pembanding yang memiliki makna dasar "Seperti".

Pilihan kata lain yang dapat digunakan dalam majas simile ini adalah laksana, bagai, bagaikan, bak, umpama, semisal, sebagai, serupa, dan masih banyak lagi pilihan kata yang bermakna dasar "seperti" yang dapat digunakan.

Berdasarkan jenis majas atau gaya bahasanya, majas simile ini termasuk dalam gaya bahasa atau majas perbandingan. Jika meninjau secara kronologisnya, Simile merupakan kata yang berasal dari bahasa latin yang memiliki makna dasar "seperti".

Dan dalam bahasa melayu kata simile ini umumnya digunakan untuk mengungkapkan gagasan yang berupa "perumpamaan". Hal tersebut secara langsung menginterpretasikan bahwa majas simile merupakan majas yang membandingkan dua hal atau lebih yang secara hakiki kedua hal tersebut adalah berbeda, namun memiliki segi, ciri khas, atau sifat yang di anggap serupa.

Keserupaan dalam majas simile ini dinyatakan secara eksplisit. keserupaan yang eksplisit tersebut artinya pernyataan yang menyatakan keserupaan antara dua hal atu lebih tersebut di nyatakan secara gamblang, jelas, tegas, terus terang dan tidak berbelit - belit. Hal itu dikarenakan majas ini bertujuan untuk memberikan kesan yang berbeda dari pada penggunaan pilihan kata yang asli namun mudah untuk dipahami oleh pembaca atau pendengar.

Ciri - Ciri Majas Simile

Ciri - Ciri Majas Simile
Ilustrasi ciri majas simile | Sumber : venngage.com

Penting bagi kamu untuk memahami setiap detail ciri - ciri majas simile. Hal tersebut dikarenakan terdapat berbagai macam majas yang sesuai dengan kategorinya seperti majas perbandingan, majas sindiran atau majas penegasan yang sering digunakan dalam sebuah kalimat atau paragraf.

Setiap kategori majas tersebut memiliki jenis - jenis majas yang beragam serta ciri ciri yang beragam juga, yang kemudian digunakan sebagai pembeda antara jenis majas satu dengan jenis majas yang lainnya. Berikut adalah ciri-ciri majas personifikasi yang kami rangkum dari berbagai macam sumber bacaan favorit saya:

Bertujuan Untuk Membandingkan atau Mengumpamakan

Fungsi dan tujuan utama dalam penggunaan majas simile ini adalah membandingkan atau mengumpamakan suatu objek dengan objek yang lain. Hal tersebut sesuai dengan konsepnya, diman majas simile ini tergabung dalam kelompok majas perbandingan.

Menggunakan Konjungsi

Dalam memberikan perbandingan atau perumpamaan suatu objek dengan objek yang lain, majas simile umumnya menggunakan beberapa kata yang bersifat menghubungkan atau umum disebut dengan konjungsi. Adapun beberapa kata penghubung yang lazim digunakakan dalam majas ini adalah sebagai berikut:
  • bagaikan 
  • laksana 
  • seperti 
  • serupa 
  • semisal, 
  • dan lain-lain

Jenis - Jenis Majas Simile

Jenis - Jenis Majas Simile
Ilustrasi majas simile | Sumber : ktlynn.com

Berdasarkan ciri - ciri diatas, dapat kita fahami bahwa majas simile memiliki fungsi dan tujuan yang spesifik. Tujuan dan fungsi tersebut telah mengklasifikasikan majas simile menjad dua bagian. Bagian tersebut adalah sebagai berikut:

1.  Majas Simile Perbandingan

Majas simile perbandingan adalah membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan dengan cara yang sederhana.

2. Majas Simile Perumpamaan

Majas simile perumpamaan adalah majas simile yang berisi Uraian, Sesuatu lukisan yang ada di alam ini, merupakan kiasan, dari mana diambil ibaratnya dan dengan menggunakan kata seperti, bagai, bak, laksana, dll.

Kumpulan Contoh Majas Simile

Pada kesempatan kali ini, Penulis akan memberikan beberrapa contoh majas simile dengan merangkum semua materi tentang contoh majas simile dari macam sumber baik itu blog, jurnal, buku, koran , dan lainnya yang akan saya sajikan dalam bentuk kalimat. Selain itu penulis juga akan mengklasifikasikanya kedalam beberapa kategori cohtoh majas simile.

Semoga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam memahami materi ini dan juga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam mengerjakan tugas anda.

1.  Contoh Majas Simile dalam Puisi

Contoh Majas Simile dalam Puisi
Ilustrasi majas simile dalam puisi

Judul : DUNIA KINI
Karya : Anonim
Minggu di pagi itu pun mulai merebak 
Bagaikan daun-daun kering yang berguguran 
Saat semuanya sudah mulai terlena 
Semua itu pun akan berubah 
Dan ada pula sekelompok manusia yang berencana untuk merubah 
Yang salah seolah-olah menjadi hal yang biasa 
Dan yang aneh seolah-olah menjadi terlihat wajar 
Maka hati-hatilah wahai sayang Itulah keadaan dunia sekarang

Penulis menggunakan majas simile dalam puisi diatas. Tepatnya pada sajak puisi ke tiga dengan tanda abu abu. Ditandai dengan adanya kata "Bagaikan" di awal kalimat. Objek yang dibandingkan adalah merebak. Sedangkan Arti kata merebak' di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah v, me·re·bak v meleleh (air mata). Dan Merebak dibandingkan dengan daun - daun yang berguguran.

Judul : MENYERAH
Karya : Anonim
Cerita keteladanan membuat aku merasa mual 
Semua kurasa sudah cukup, aku ingin memuntahkannya 
Mual dengan apa yang ada padaku 
Memuntahkan semua yang menjadi milikku
Bagaimana bisa? 
Atau hanya aku yang tidak bisa 
Terdiam bagai patung, mencerna tanpa memperoleh makna 
Dalam satu atau dua, mati menjadi lebih terpuji 
Belajar lebih banyak untuk mengerti tanpa berkuasa atas diri sendiri

Dalam puisi berjudul Menyerah tersebut terdapat penggunaan majas simile yang terletak pada bait ke 7 dengan tanda abu abu. Objek pertama adalah "terdiam" yang kemudian dibandingkan dengan sebuah patung dengan menggunakan kata "bagai".

Judul : KEINDAHAN ALAM
Karya : Anonim
Angin berdesir daun-daun menari 
Air gemericik burung kicaukan langit tinggi 
Tubuh hijaunya rebahkan diri 
Manjakan mata sejukkan hati

Sungguh indah alam ini 
Berpayung kemegahan langit biru hiasi bumi 
Awan bagai kapas putih melati 
Taburkan keelokan yang menginspirasi
Untuk diriku berpuisi 

Harapku semua akan tegar berdiri 
Temani sajak-sajakku ini 
Janganlah sirna terhapus perbuatan keji Oh alamku teman sejati

Puisi Keindahan alam diatas menggunakan majas simile pada bait ke 7 ditandai dengan adanya penggunaan kata "bagai" yang berfungsi untuk membandingkan awan dengan kapas putih melati. Awan memiliki warna putih halus dan begitu juga sebuah kapas putih melati. 

2. Contoh Majas Simile dan Artinya

Contoh Majas Simile dan Artinya
Tubuhnya indah bagaikan gitar sepanyol
Dalam majas tersebut, tubuh indah dibandingkan dengan sebuah gitar sepanyol yang memiliki bentuk dengan lenggak lenggok yang indah.

Larinya cepat bagaikan kilat petir
Obejk yang dibandingkan adalah lari yang cepat, yang dibandingkan dengan kilat petir. Gaya bahasa simile dalam kalimat tersebut ditandai dengan adanya penggunaan kata "bagaikan"

Perkataanmu bagaikan ketela, empuk namun nyereti
Kalimat tersebut merupakan contoh majas simile, dimana "perkataan" yang buruk di bandingkan dengan ketela pohon yang sudah masak. Ketelah pohon yang masak, memang lembut saat dimakan, namun seret ditenggorokan dan susah untuk ditelan. Perkataan buruk juga seperti itu akan susah untuk difahami.

Wajahmu tampan bagaikan zian malik

Keindahan taman botani bagaikan surga

Wanita itu bagaikan bunga mawar yang baru saja mekar.

Mereka suka bertengkar bagaikan tom and jerry

3. Contoh Majas Simile dalam Karya SastraContoh Majas Simile dalam Karya Sastra

Contoh Majas simile
  1. Sangat lantang dan mengganggu bak suara knalpot mobil yang sudah tua dan usang.
  2. Kalimat yang kau ucapkan dari mulutmu benar-benar tajam dan menyakiti hatiku bagaikan disayat pedang belati. 
  3. Aku suka membelai rambut adikku. Karena tekstur rambutnya sangat halus dan lembut bagaikan selembut kain sutera. 
  4. Pemandangan itu sangat indah bagaikan sebuah surga yang nyaman dan indah.
  5. Kucing itu terlihat sangat lucu bagai kue donat yang ingin sekali ku makan.
  6. Jerawat di wajahnya sangat banyak dan merah bagai sebuah gunung-gunung yang akan meletus.
  7. Wanita itu bagaikan bunga mawar yang baru saja mekar.
  8. Suara kamu sangat halus bagaikan sebuah alunan melodi pada sebuah lagu.
  9. Aku membutuhkan senyummu dalah keseharianku, karena senyummu bagaikan cerahnya pagi hari yang membutuhkan mentari.
  10. Dia sangat berharga bagiku, bukan hanya sekedar sahabat tapi laksana pelita dalam gelapnya malam.
  11. Wajahmu bagaikan mentari  yang bersinar di pagi  hari.
  12. Gadis cantik itu bagaikan melati yang baru mekar.
  13. Aku dan dia selalu bertengkar jika bertemu setiap harinya seperti seekor kucing dan anjing.
  14. Sejak kamu diam di dalam rumah terus, kulit kamu menjadi putih seperti dilumuri oleh susu.
  15. Tubuhmu saat ini terlihat begitu gemuk bagaikan bola basket.
  16. Aku sangat terganggu saat kau tidur, dengan suara dengkuranmu yang sangat keras bagaikan suara sebuah pesawat terbang yang akan landas.
  17. Suara yang dikeluarkannya itu sangat halus bagaikan sebuah melodi yang sangat merdu.
  18. Persahabatan kita layaknya rantai yang kokoh.
  19. Dirimu laksana bulan yang menyinari kegelapan.
  20. Senyummu yang manis itu membuatku tak berdaya bagaikan pengikat hati yang sangat kuat.
  21. Rambutmu yang ku belai-belai ini, bagaikan selembut kain sutra yang sangat mahal.
  22. Aku tak sanggup jika harus lama-lama marah kepadamu, karena kalau kamu marah seperti gunung yang mengeluarkan lavanya.
  23. Kami tidak berani mendekat kepadanya karena jika dia marah bagaikan singa yang melahap mangsanya.
  24. Tubuhnya sangat panas bagaikan inti bumi.
  25. Kasih sayang ibu kepada anaknya bagai sang surya menyinari dunia.
  26. Orang itu sangat sombong seperti raja Fir’aun.
  27. Bayi yang baru lahir bagai kertas putih yang belum ada coretan.
  28. Pertemanan kita yang sudah kita jalin sejak dini ini akan tetap bertahan selamanya dan tak akan pernah ada yang bisa menggoyahkannya bagaikan rantai kapal yang benar-benar kuat.
  29. Ketika dia bersuara, terdengar sangat halus bagaikan alunan musik yang sangat merdu.
  30. Mobil yang baru dirilis bulan kemarin itu digadang-gadang mempunya kecepatan bagaikan pesawat jet.
  31. Diah dan Rafi  selalu ramai dan tidak bisa diam seperti anjing dan kucing.
  32. Ketika kau tidur aku sangat terasa terganggu, Karena suara dengkuranmu 
  33. Rumah orang tua itu bagaikan sebuah istana yang megah.
  34. Kata temanku jidatku lebar seperti lapangan bola yang megah.
  35. Rani memiliki anak yang banyak seperti pemain sepak bolah dalam sebuah club.
  36. Wanita memiliki postur tubuh yang tinggi seperti sebuah gitar spanyol.
  37. Pak rudi sekarang sudah kaya raya dan sekarang lupa pada saya bagai kacang lupa sama kulitnya.
  38. Kepalaku sudah sangat panas bagai kompor mleduk.
  39. Tatapannya begitu tajam bagaikan sebuah pedang yang baru saja di asah.
  40. Kau sangat pandai menyejukan hatiku bagaikan sebuah air yang membasahi sebuah tanah yang kering.
  41. Wanita itu memiliki paras yang manis seperti gula yang dirubungi oleh kelompok semut.
  42. Aku dan kamu akan terus bersama seperti bulan dan bintang yang selalu menghiasi indahnya malam.
  43. Sikap dan pikirannya selalu berubah-ubah bagaikan sebuah air yang berada pada daun talas.
  44. Aku membutukan sebuah senyumanmu dihari-hari ku bagaikan sebuah duri yang berada dalam daging pada tubuhku.
  45. Sudah sejak dulu hingga sekarang hanya seperti itu saja pengetahuanmu, tidak ada peningkatannya sama sekali. Makanya kamu harus lebih sering bergaul dan memperbanyak kenalan atau temanmu, dan jangan di rumah saja 
  46. Wajah gadis itu sangat mulus sekali bagaikan sebuah penggorengan yang baru sekali.
  47. Kedua wajah anak itu sangat mirip bagaikan sebuah pinang yang telah dibelah menjadi dua bagian.
  48. Gadis ABG yang masih belia laksana bunga melati yang baru mekar.
  49. Diah sangat ahli dalam suatu perlombaan tari ini, karena ketika Diah menari tubuhnya bagaikan daun jatuh yang sedang meliuk-liuk.
  50. Masalah perpecahan yang terjadi pada keluargaku bagaikan duri yang sudah menancap sangat dalam di daging bagiku.
  51. Orang itu sangat susah untuk ditemukan, bagaikan hewan langka.
  52. Larimu cepat sekali seperti seekor macan tutul yang mengejar mangsanya.
  53. Cinta kita akan kekal seperti kisah cinta Rama dan Sinta.
  54. Tubuh Roni bagai tingginya tiang menjulang.
  55. Mulutmu bagai ular yang sangat berbisa.
  56. Ani sangat malas dalam menyikat gigi, menjadikan gigi kuning seperti emas 24 karat.
  57. Andi sangat susah ya untuk dinasehatinya bagaikan batu yang sangat keras.
  58. Walaupun makanan ini tergolong dengan harga yang murah namun rasanya seperti makanan yang disajikan pada sebuah restoran.
  59. Dia mungkin sangat senang dengan peristiwa menyedihkan ini, Lihat saja dia tertawa mirip seperti nenek lampir yang sedang tertawa. 
  60. Pak Joni sangat giat bekerja siang dan malam, bagaikan sebuah robot yang tidak butuh istirahat.
  61. Reno memang anak yang jenius bagaikan seorang yang bernama Albert Einsten.
  62. Wajah wanita itu begitu cantik bagaikan sebuah bidadari yang turun dari sebuah kayangan.
  63. Senymnya begitu manis bagai buah pepaya yang sudah matang.
  64. Jika melihat wajahmu manis itu bagaikan sebuah bintang yang menghiasi gelapnya langit.
  65. Orang itu sangat keras kepala bagaikan kepala batu, oleh karena itulah tidak ada orang yang mau untuk memberikan saran kepada orang tersebut.
  66. Dia sangat aku sayangi dan sangat berarti dalam hidupku. Tak hanya sebatas teman tapi dia laksana pelita dalam gelapnya kehidupan.
  67. Orang itu seperti kebakaran jenggot ketika kebohongan yang telah lama ia pendam ini terbongkar.
  68. lupakanlah dia.
  69. Ingatlah selalu orang-orang yang ada untukmu saat ini jika kau sudah sukse nanti. Jangan seperti kacang lupa kulitnya.
  70. Wajah anak itu sangat berseri sekali bagaikan sebuah pantulan sinar matahari ketika mengenai cermin.
  71. Rumah milik tetanggaku sangat besar dan megah bagaikan istana.
  72. Seorang satuan polisi atau tentara wajib mempunyai tubuh yang tegap dan kekar layaknya benteng yang kokoh.
  73. Hubungan kamu dengan dia sudah sangat rumit bagaikan sebuah benang yang sudah kusut.
  74. Anak itu sangat cepet dalam berhitung layaknya sebuah mesin yang sudah diprogram.
  75. Wajah kalian berdua sangatlah mirip bagaikan sebuah bola yang dibelah menjadi dua.
  76. Cinta Rudi dan Ani sangat langgeng bagaikan Romeo dan Juliet dalam sebuah film drama.
  77. Kulitnya sangat bening bagai embun dipagi hari.
  78. Larinya sangat cepat bagai kilat.
  79. Perkataanya bak sembilu menyayat hatiku.
  80. Aku memerlukan senyumanmu dalam keseharianku bagaikan malam hari yang memperlukan sang bulan.
  81. Diah tidak akan berani menyapa jika dia sedang dalam kondisi marah, karena ketika dia marah bagaikan seekor singa yang sedang lapar.
  82. laksana seekor singa yang sedang marah.
  83. Anak itu kalau jalan lamban sekali seperti kura-kura pada umumnya.
  84. Pengendara itu memacu motornya sangat cepat sekali bagaikan larinya seekor macan yang sedang mengejar mangsanya.
  85. Andi terkenal oleh teman-temannya sebagai anak yang sangat garang 
  86. Bagaikan katak dalam tempurung.
  87. Seorang satuan polisi atau tentara wajib mempunyai tubuh yang tegap dan kekar layaknya benteng yang kokoh.
  88. Tim sepak bola kami bagaikan sebuah dinding yang sangat kokoh dan sangat kuat.
  89. Senyummu bagaikan sebuah hujan yang membasahi keringnya tanah.
  90. Parasmu bagaikan rembulan pada malam hari.
  91. Mereka berdua selalu bertengkar bagaikan seekor anjing dan kucing.
  92. Kasih sayang seorang ibu kepada anak-anaknya bagaikan sebuah surya yang menyinari alam ini.
  93. Sangat sempurna bagaikan gitar akustik.
  94. Jangan pernah meremehkan makanan yang berada di pinggir jalan, makanan pinggir jalan yang satu ini rasanya bagaikan restoran bintang 5 yang sangat mewah.
  95. Globalisasi sangat cepat menyebar, bagaikan ombak di pantai.
  96. Apa kau yakin Rafi dan Diah bukan saudara kembar atau mempunyai hubungan darah? Rupa mereka sangat mirip bagaikan pinang yang dibelah dua.
  97. Karena gurunya sangat ganas seperti harimau, seluruh teman-temanku tidak ada yang berani masuk kedalam kelas saat pelajaran matematika.
  98. Hari ini aku tidak sanggup untuk keluar dari rumah, karena cuacanya hari ini sangat dingin bagaikan berada di kutub utara.
  99. Tubuhmu bulat dan gemuk serta pendek seperti bola basket.
  100. Wajahmu sangat pucat sekali seperti orang yang tidak makan selama satu minggu.
  101. Kamu itu sudah dewasa, jangan suka mengeluh seperti anak kecil yang belum mengerti apa apa.
  102. Makan itu merupakan rutinas penting bagi mahluk hidup bagaikan sebuah
  103. pohon yang membutuhkan tanah untuk berpijak.
  104. Ayahku terkenal sangat galak dan pemarah bagaikan seekor raja hutan.
  105. Apa kau tidak pernah menyikat gigimu? Lihatlah gigimu sudah kuning semua bagaikan emas 50 karat.
  106. Perilaku dan pikiranmu selalu tidak konsisten bagaikan air di daun talas.
  107. Diah selalu menaati apapun yang disuruh oleh orang tuanya seperti seekor induk bebek yang diikuti oleh anak-anaknya.
  108. Sejak kamu mengurung diri di rumah, kulitmu berubah menjadi sangat putih seperti diolesi krim susu.
  109. Kulit gadis ABG itu mulus dan putih sekali seperti porselen tanpa terdapat cacat sedikitpun.
  110. Aku selalui minder dan tidak percaya diri karena penampilan jidat lebarku ini yang sudah seperti bandara pesawat yang sangat lebarnya.
  111. Binatang itu sangat aneh bagaikan makhluk mitologi.
  112. Anak dari sepasang suami istri tersebut sangat banyak sampai seperti jumlah anggota klub sepak bola.
  113. Para perampok itu sangat sadis bagaikan seekor harimau yang menghabisi mangsanya.
  114. Anak bayi itu sangatlah suci tanpa dosa, bagaikan sebuah kertas yang tanpa sebuah coretan.
  115. Ibu engkau adalah laksana bulan yang menerangiku dari gelapnya gulita.
  116. Pertemanan kami laksana sebuah rantai yang sangat kuat dan kokoh.
  117. Kenapa jerawat yang ada di wajahmu semakin banyak dan memerah? Sudah gunung merapi yang akan meletus.
  118. Kalian berdua bagaikan langit dan bumi, tidak akan pernah bisa menjadi satu. Oleh karena itu kau harus segera memutuskan hubungan kalian dan 

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan terkait dengan majas simile yang kami sajikan secara komprehensif. Semoga bermanfaat bagi kamu semua. Untuk mengecek pemahaman Anda, cobalah jawab pertanyaan dibawah ini dengan benar.

Soal Majas Simile

Manakah diantara kalimat dibawah ini yang termasuk dalam majas simile:
a. Ayah memeras keringat untuk menghidupi keluarganya.
b. Sampah masyarakat itu akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi.
c. Orang yang masuk ke daftar hitam disebut orang jahat.
d. Wajahnya bagai pinang dibelah dua.
e. Angin pun berbisik menyampaikan salamku kepadanya.

Ketikkan jawaban + alasannya pada kotak komentar dibawah!
Read More

125+ Contoh Majas Litotes, Pengertian, Ciri - Ciri, Fungsi Dan Tujuan (Lengkap)

Gaya bahasa yang menarik akan dapat memberikan kesan yang lebih baik terhadap para pembaca. Dalam ilmu bahasa indonesia, gaya bahasa juga disebut sebagai majas. Majas dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam mengungkapkan informasi kepada para pembaca agar lebih efektif.  Informasi akan dapat diterima dengan baik oleh para pembaca apabila tulisan tersebut menarik untuk dibaca dan mudah untuk difahami.

Dalam sebuah sumber informasi, menjelaskan bahwa gaya bahasa atau majas dapat kita artikan sebagai penggunaan ragam bahasa tertentu bertujuan untuk mendapatkan akibat - akibat tertentu yang menjadikan sebuah karya sastra akan semakin menarik (baik lisan maupun tertulis).

Terdapat berbagai macam jenis majas dalam bahasa indonesia seperti majas pertentangan, majas sindiran, majas perbandiangan dan lain sebagainya. Salah satu majas yang penting dan menarik untuk kita kaji pada kesempatan kali ini adalah majas litotes.

Kemudian apa yang dimaksud dengan majas litotes ? bagaimaca ciri - ciri majas litotes ? apa tujuan dan fungsi majas litotes ? apa saja jenis-jenis majas litotes ? dan masih banyak lagi pertanyaan - pertanyaan lain. Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha untuk menjawab semua pertanyaan tersebut dengan merangkum beberapa materi dari sumber bacaan favorit saya. Semoga bermanfaat bagi kamu semua.

Pengertian Majas Litotes Adalah

Pengertian Majas Litotes Adalah

Menurut bahasa, kata litotes berasal dari bahasa Yunani Kuno “lito” yang berarti kesederhanaan. Secara umum, Majas Litotes adalah majas atau gaya bahasa yang mengungkapkan suatu hal dengan perkataan yang rendah hati dan lemah lembut. Majas ini sering digunakan untuk menyangkal lawan daripada hal yang ingin diungkapkan.

Selain itu, majas litotes merupakan salah satu jenis majas pertentangan dan umumnya digunakan dalam penyampaian pesan dengan menunjukkan kesan yang kesan lemah lembut dari setiap ungkapan yang disampaikan, serta untuk tujuan merendahkan hati. Dan juga tidak menggunakan bahasa yang sebenarnya dalam penyampaian.

Dalam penyampaian pesan menggunakan majas litotse ini, penting dirasa untung menggunakan gaya bahasa yang mengurangi atau melemahkan kenyataan yang sebenarnya. Dengan begitu, orang yang mengungkapkan tidak akan tampak sombong dalam menyangkal pernyataan lawan biacaranya atau argumen lain.

Tujuan utama dalam penggunaan majas litotes dalam berbagai macam keperluan berbahasa adalah untuk menjaga kesopanan atau menjadikan pesan yang disampaikan tidak menyakiti hati orang lain. Dalam berbagai hal seperti misalnya percakapan sehari - hari, kepenulisan, sering menggunakan majas litotes ini. Namun terkadang juga bisa temukan majas litotes ini dalam pidato, Lagu, puisi. nasihat, syair, atau ceramah.

Ciri-Ciri Majas Litotes

Ciri-Ciri Majas Litotes

Berdasarkan definisi majas litotes diatas, dapat diambil benang merang tentang beberapa ciri - ciri majas litotes yang membedakannya dengan majas yang lain. Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh Majas litotes yaitu:
  1. Menggunakan kata - kata dan kalimat kiasan yang menunjukkan persamaan suatu hal dengan suatu yang lainnya.
  2. Menggunakan diksi atau pilihan kata yang abstrak dengan tujuan menggambarkan sebuah maksud dan tujuan dari isi cerita dan sajak.
  3. Sering dan tidak jangan menggunakan diksi atau pilihan kata yang bermakna pembanding seperti bak, laksana, meliputi, bagai, bagaikan, dan lain sebagainya.
  4. Menyampaikan pesan dengan maksud tertentu yang tersusun halus untuk tetap menjaga sebuah kesopanan dalam penyampaian.

Tujuan dan Fungsi Majas Litotes

Tujuan dan Fungsi Majas Litotes

Adanya suatu hal yang bermanfaat tentunya tidak lepas dari tujuan dan fungsi keberadaan hal tersebut. Salah satunya adalah majas litotes ini, tidak hanya bertujuan dan berfungsi untuk menjaga kesopanan saja, namuan ada fungsu dan tujuan lain dari penggunaan majas litotes dalam berbagai macam keperluan berbahasa. Berikut adalah beberapa tujuan dan fungsi lain dari majas litotes:
  1. Menciptakan efek kesenangan yang bersifat Imajinatif dalam penyampaiaan pesannya.
  2. Menciptakan output lebih dari pada hanya penyampaiaan pesan biasa. Dengan majas ini, akan tercipta sebuah Imajinasi akan suatu hal yang akan terlihat abstrak konkrit dan mudah untuk di mengerti dan dinikmati pesan tersebut.
  3. Meningkatkan intensitas perasaan pengarang dalam mentransfer sebuah makna dan sikap pada orang lain sebagai pembaca atau pendengar.
  4. Menjadikan suatu pesan yang akan disampaikan lebih sederhana, lugas, enak untuk disampaikan, dan sopan terhadap orang lain dengan cara menggunakan bahasa yang yang tepat dan rendah hati.

Kumpulan Contoh Majas Litotses

Contoh Majas Litotses

Pada bagian ini, saya akan mencoba merangkum beberapa contoh majas metafora dari berbagai macam sumber baik itu blog, jurnal, buku, koran , dan lainnya yang akan saya sajikan dalam bentuk kalimat - kalimat yang menarik. Selain itu saya juga akan mengklasifikasikanya kedalam beberapa kategori cohtoh majas litotes. Semoga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam memahami materi ini dan juga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam mengerjakan tugas anda. berikut adalah ulasannya.

1.  Contoh Majas Litotes dan Artinya

Di hari yang spesial ini terimalah hadiah yang sekadarnya dariku
Artinya : hadiah yang sekadarnya ternyata adalah hadiah yang mewah yang tidak ingin disombongkannya.

Jangan sungkan untuk memanggil langsung dengan menyebut namaku, karena aku hanyalah pengusaha kecil.
Artinya : pengusaha kecil disini bisa jadi dia pengusaha yang sangat sukses yang tidak ingin disombongkannya.

Tidak seharusnya tubuh yang rapuh dan renta ini mendapat penghargaan dari orang yang kuat seperti mu.
Artinya : tubuh rapuh dan renta ini bisa jadi adalah tubuh yang kuat (bukan yang sebenarnya) yang tidak ingin disombongkannya.

Jangan sungkan sungkan meminta bantuan kepada orang yang kurang pengalaman seperti diriku. Artinya: Orang kurang pengalaman bermakna sebaliknya yaitu sebenarnya orang yang sudah memiliki banyak sekali pengalaman yang tidak ingin disombongkannya..

Di kampung kami hanya akan merayakan perayaan kecil-kecilan dalam memperingati HUT RI.
Artinya: Perayaan kecil-kacilan bisa jadi adalah perayaan atau pesta besar-besaran yang tidak ingin disombongkannya.

2. Contoh Majas Litotes Dalam Puisi

Judul : Rendah Hati 

Aku tuli, pada pujian yang menjatuhkan.
Aku buntu, pada arah yang tak menentu.
Aku tak butuh di suapi.
Dengan retak, aku menyapih diri.
Melangkah pasti, menghantam ambisi.

Puisi tersebut mengungkapkan pesan tidak menggunakan makna yang sebenarnya. Melainkan makna kiasan dengan diksi yang denotatif. Ditunjukkan dengan penggunaan kata "aku tuli, aku buntu" yang menunjukkan arti berlawaran dengan yang sebenarnya. Tujuannya adalah membuat kesan lebih enak di dengar dan lebih sopan.

3. Contoh Majas Litotes Bahasa Inggris

The city is not unclean
Artinya : Kota ini tidak kotor.
The food is not bad
Artinya : Makanan ini tidak buruk.
He was not unfamiliar with the works of Dickens
Artinya : Dia tidak tak terbiasa dengan karya-karya Dickens.
She is not as young as she was
Artinya : Dia tidak semuda dia dahulu.
Rap videos with dancers in them are not uncommon
Artinya : Video rap dengan penari di dalamnya itu tidak tak biasa
It is no ordinary city
Artinya : Ini bukan kota biasa.
You are not wrong
Artinya : Kamu tidak salah.
He’s not the ugliest fellow around
Artinya : Dia bukan orang paling jelek di sekitar sini!
She’s not the brightest girl in the class
Artinya : Dia bukan gadis paling cemerlang di kelas.

4. Contoh Majas Litotes dalam Karya Sastra

  1. Mampir meskipun hanya seteguk air.
  2. Mainan ini adalah hasil usaha keluarga saya.
  3. Saya hanya anak bawang di antara mereka.
  4. Peranku tidak begitu penting dalam proyek itu.
  5. Kususuri jalan setapak demi setapak menuju impian.
  6. Pegawai rendahan sepertiku tidak akan sanggup berliburan ke tempat semewah itu.
  7. Menu warung ini bekal siangku hari ini.
  8. Melalui ungkapan sederhana ini saya mengucapkan terima kasih kepada Anda.
  9. Bisnis saya yang buruk mendapat dukungan dari keluarga saya.
  10. Orang-orang yang muncrat seperti saya tidak mengerti betapa malasnya Anda memberi tahu saya.
  11. Saya hanya orang yang berpendidikan rendah.
  12. Otak saya tidak akan bisa mencerna materi itu.
  13. Kain ini adalah kebanggaan saya ke mana saya pergi.
  14. Pakaian mahal ini tidak cocok untukku dengan tubuh besar.
  15. Saya akan mengumpulkan koin untuk melayani orang tua saya tahun depan.
  16. Mungkin lembaran kertas ini bisa menutupi hutang Anda.
  17. Anda mungkin belum pernah bertemu seseorang yang sebodoh saya.
  18. Nama kecil saya yang mungkin disandingkan dengan pemain film terkenal.
  19. Peran saya tidak begitu penting dalam proyek ini.
  20. Saya hanya seorang peternak sapi yang ingin memiliki bisnis yang sukses.
  21. Apa yang saya miliki hanyalah sebidang tanah.
  22. Kertas buram menuntun saya ke posisi saya saat ini.
  23. Sejumlah harapan menjadi modal saya untuk tinggal di luar negeri.
  24. Saya mengikuti langkah demi langkah menuju mimpi itu.
  25. Pelayan rendahan seperti saya tidak akan bisa melakukan perjalanan ke tempat yang mewah.
  26. Aku yang jelek tidak bisa berdiri berdampingan dengan yang cantik.
  27. Saya hanya memiliki ijazah dengan karier yang sukses di perusahaan terkenal.
  28. Hadiah dari saya tidak akan bisa membalas kebaikan Anda.
  29. Tidak heran saya mendapatkan penghargaan ini?
  30. Prestasi yang saya peroleh tidak seberapa dibandingkan dengan banyak prestasi Anda.
  31. Anda lebih layak memenangkan pertandingan itu daripada saya.
  32. Tubuhku yang lemah tidak bisa bersaing denganmu yang sekuat itu.
  33. Dia yang tampan tidak akan bisa berdiri di sampingku yang memiliki wajah biasa-biasa saja.
  34. Jika Anda punya waktu, datanglah ke kabin kami.
  35. Dia tidak akan tertarik pada saya, yang dikalahkan.
  36. Jika Anda ingin menghadiri salam kecil kami.
  37. Tidak ada yang spesial dari saya.
  38. Semua yang saya miliki adalah berkat karunia dari Tuhan.
  39. Orang kuno yang saya tidak pantas menjadi duta kebersihan.
  40. Saya membeli sepatu ini saat berlibur di Yogyakarta.
  41. Meskipun saya anak dokter, saya masih mahasiswa biasa.
  42. Ini adalah coretan tak berarti yang aku persembahkan untukmu.
  43. Saya orang amatiran tidak akan bisa bersaing dengan para profesional seperti itu.
  44. Saya hanyalah seorang pekerja intelek yang sehari-hari makan garam dan nasi putih.
  45. Saya menyelesaikan S2 di Amerika dengan otak yang tumpul.
  46. Hanya televisi butut ini hiburan kami sehari-hari.
  47. Saya memakai tas plastik ini ke sekolah.
  48. Menu warung ini adalah makan siang saya hari ini.
  49. Janganlah sungkan meminta bantuan orang yang kurang pengalaman seperti diriku.
  50. Kalau ada waktu luang mampirlah ke gubuk reotku ini.
  51. Saya hanya sebutir pasir di ladang pasir.
  52. Saya menggantungkan harapan kepada putra tertua saya.
  53. Rumah kecil ini mungkin tidak menyenangkan untukmu.
  54. Bantuan yang tidak berguna ini dapat mengurangi beban Anda.
  55. Aku setua ini yang layak untuk sekolah lagi.
  56. Saya wajah biasa-biasa saja di mana mungkin ada seseorang yang ingin melamar.
  57. Duduklah meski Anda lelah.
  58. Tanganku selalu terbuka untukmu kapan pun kau mau.
  59. Saya senang diundang ke tempat Anda.
  60. Silakan makan adonan sederhana ini.
  61. Maaf, kami hanya menyajikan sayuran bening.
  62. Di hari ulang tahunmu ini terimalah hadiah yang sekadarnya ini.
  63. Apalah dayaku hanya seorang biasa yang hendak menyunting bidadari dunia sepertimu.
  64. Terimalah tanda cintaku yang tidak seberapa ini.
  65. Kami hanya hidup pas-pasan di kota besar ini.
  66. Saya tidak akan bisa melewati semuanya tanpa dukungan kalian semua.
  67. Namaku yang kecil mana mungkin bisa disandingkan dengan pemain film terkenal itu. 
  68. Pantaskah aku mendapatkan penghargaan ini?
  69. Prestasi yang kuperoleh tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan prestasimu yang banyak.
  70. Kau lebih pantas memenangkan pertandingan itu daripada aku.
  71. Tubuhku yang lemah tidak mungkin menyaingimu yang kuat itu.
  72. Jikalau berkenan, naiklah motor bututku ini
  73. Mohon maaf saya memakai pakaian lusuh dalam acara hajatan anda.
  74. Aku yang buruk rupa takkan bisa bersanding denganmu yang jelita.
  75. Aku yang hanya bermodalkan ijazah berhasil berkarir di sebuah perusahaan ternama.
  76. Bagaikan langit dan bumi, aku tidak pantas bila disandingkan denganmu yang sempurna.
  77. Otakku takkan mampu mencerna materi itu.
  78. Pakaian rombeng inilah yang menjadi kebanggaanku kemana aku pergi.
  79. Baju semahal ini takkan muat untukku yang bertubuh besar.
  80. Mobil ini adalah hasil dari bisnis kecil kami.
  81. Mungkin Anda tidak akan merasa betah di rumah saya hanya dengan tikar ini.
  82. Ayah saya bekerja di mobil biasa.
  83. Recehan demi recehan kukumpulkan untuk menghajikan orang tuaku tahun depan.
  84. Mungkin lembar-lembaran kertas ini bisa menutupi hutangmu.
  85. Kau mungkin belum pernah bertemu dengan orang sebodoh aku.
  86. Pemberian dariku takkan mampu membalas budi baikmu.
  87. Ijinkanlah saya sebagai orang awam menyampaikan pendapat.
  88. Hanya hal kecil ini saja yang dapat saya lakukan untuk membantu anda.
  89. Jangan sungkan memanggil langsung dengan menyebut namaku, aku hanyalah pengusaha kecil.
  90. Desa kami akan merayakan perayaan kecil-kecilan dalam memperingati hari kemerdekaan.
  91. Tak seharusnya tubuh yang rapuh dan renta ini mendapat penghargaan dari orangkuat sepertimu.
  92. Sehari-hari kami hanya makan seadanya.
  93. Penampilan saya yang ketinggalan jaman adalah apa yang pantas disebut eksekutif.
  94. Mungkin kau tidak akan betah di rumahku yang hanya beralaskan tikar ini.
  95. Ayahku bekerja dengan menggunakan mobil biasa.
  96. Aku memakai tas plastik ini ke sekolah.
  97. Dia yang tampan takkan mungkin bersanding dengan diriku yang berwajah pas-pasan.
  98. Jika kau ada waktu datanglah ke pondok kami.
  99. Saya hanya berharap saya bisa datang ke tempat ini.
  100. Jauh dari apa yang saya bayangkan, saya berhasil mendapatkan beasiswa bergengsi itu.
  101. Anda tidak akan menemukan apa pun dari saya yang rendah ini.
  102. Tidak ada yang bisa dibanggakan dengan orang cacat seperti saya.
  103. Beristirahatlah di sofa kami.
  104. Ilmu yang sedikit ini mungkin bisa menyelesaikan masalah Anda.
  105. Tanganku yang kasar mungkin bisa sedikit meredakan sakitmu.
  106. Terima souvenir murah ini.
  107. Tubuh kurus saya yang kurus tidak akan pernah memenangkan pertandingan atletik.
  108. Sepotong harapan aku menggantung di sini.
  109. Meski menang, masih ada orang yang lebih besar dariku.
  110. Apalagi mobil, rumah mewah yang tidak mampu saya beli.
  111. Mungkin hanya dalam mimpiku menjadi dokter.
  112. Saya hanyalah orang biasa yang tidak pantas menerima penghargaan ini.
  113. Mobil ini adalah hasil usaha kecil-kecilan kami.
  114. Cahaya ini tidak terlalu terang bagimu.
  115. Penghasilan saya hanya cukup untuk makan nasi kucing.
  116. Masih terlalu dini bagi saya untuk bergabung dengan proyek sebesar itu.
  117. Makan buka puasa kami hanya kencan.
  118. Seperti surga dan bumi, saya tidak pantas dipasangkan dengan yang sempurna Anda.
  119. Otak saya tidak akan bisa mencerna materi itu.
  120. Kain ini adalah kebanggaan saya ke mana saya pergi.
  121. Tidak peduli betapa hebatnya aku, itu akan menjadi tidak berarti tanpa kalian.
  122. Alih-alih membeli yang baru, sulit bagi saya untuk makan.
  123. Seorang warga desa seperti saya yang berhak menghadiri pesta.
  124. Hanya tubuh tua ini yang menjadi penghubung hidupku.
  125. Alas kaki ini ku beli saat berlibur ke Yogyakarta.
  126. Meskipun seorang anak dokter, aku tetaplah seorang siswa biasa.

Demikian ulasan artikel saya terkait dengan majas litotes yang sudah saya sajikan secara komprehensif. Semoga bermanfaat kepada kamu semua dalam menyusun makalah majas personifikasi. Saya mengucapkan beribu terima kasih kepada para blog dan jurnal yang telah bersedia kontennya kami kutip satu persatu yang tidak dapat saya tuliskan satu persatu sumbernya.
Read More

111+ Contoh Majas Metafora dalam Kalimat, Puisi, Lagu, Cerpen, Beserta Artinya

Sering kamu memperoleh kesan tersendiri saat membaca sebuah tulisan yang berbeda dengan tulisan lain. Sering juga, kamu di bawa untuk berfikir dua kali saat membaca kalimat - kalimat yang ada dalam tulisan tersebut. Kesan itu juga akan berpengaruh dalam pemahaman gagasan yang dituangkan pada kalimay - kalimat tersebut. Itu semua adalah keahlian penulis dalam menggunakan gaya bahasa.

Dalam ilmu bahasa indonesia, gaya bahasa sering disebut dengan majas. Majas dapat di artikan sebagai penggunaan ragam bahasa tertentu bertujuan untuk mendapatkan akibat - akibat tertentu yang menjadikan sebuah karya sastra akan semakin menarik (baik lisan maupun tertulis).

Penting bagi seorang penulis untuk memahami dan mampu menggunakan berbagai jenis gaya bahasa kedalam tulisannya agar karya tulis atau karya sastra yang dihasilkan itu tampak lebih menarik. Salah satu majas yang sering digunakan oleh para penulis dan penting untuk kamu fahami adalah majas metafora.

Apa yang dimaksud dengan majas metafora ? apa fungsi dan tujuan dari majas metafora ? bagaimana ciri - ciri majas metafora ? dan sepertia apa contoh majas metafora dam sebuah karya sastra ? pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba menjawab semua pertanyaan diatas dengan merangkum materi dari berbagai macam sumber bacaan dan semoga bermanfaat untuk kamu dalam memahami materi majas metaofra ini.

Pengertian Majas Metafora Adalah

Contoh MAJAS METAFORA

Secara umum, pengertian majas metafora adalah gaya bahasa yang bersifat Analogis dan imajinatif dengan memanfaatkan kata atau kelompok kata untuk menyatakan suatu hal dengan arti yang bukan sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan. Sifat analogis dan imajinatif yang dimiliki majas ini diwujudkan dengan menggunakan kata yang memiliki makna kedua dari makna asalnya, yaitu makna yang bukan mengunakan kata dalam makna yang sebenarnya.
Dalam definisi lain, majas metafora diartikan sebagai ungkapan langsung, dimana ungkapan tersebut menggunakan analogi dimana kata atau frasa (dengan makna lain) digunakan dalam mengungkapkan makna yang sebenarnya dengan tujuan memberikan perbandingan atau persamaan suatu objek dengan objek lainnya. Dengan begitu, ungkapan yang dihasilkan akan memberikan kesan menarik apabila hanya diungkapkan langsung dengan menggunakan makna yang sebenarnya.

Majas metafora sering digunakan dalam berbagai jenis macam karya sastra dengan harapan apa yang diungkapkan dalam karya tersebut dapat memberikan kesan lebih menarik dibandingkan dengan jika ia tidak menggunakan majas ini. Karya sastra yang serting menggunakan majas ini seperti puisi, cerpen, hikayat, dan lain sebagainya. Selain itu, penulis juga diberi peluang dalam mengatasi keterbatasan pilihan kata (diksi) dan juga bentuk ekspresi yang diungkapkan dalam karya sastra yang ia hasilkan.

Ciri - Ciri Majas Metafora

CIRI - CIRI MAJAS METAFORA
Ilustrasi ciri-ciri metafora

Terdapat berbagai macam majas yang sesuai dengan kategorinya seperti majas perbandingan, majas sindiran atau majas penegasan yang sering digunakan dalam sebuah kalimat atau paragraf. Setiap kategori majas tersebut memiliki jenis - jenis majas yang beragam serta ciri ciri yang membedakan antara jenis majas satu dengan jenis majas yang lainnya.
Untuk dapat mengetahui penggunaan majas metafora dalam sebuah kalimat, penting untukmu memahami setiap detail ciri - ciri yang membedakan antara majas metafora dengan jenis majas lainnya. Berikut adalah ciri-ciri majas personifikasi yang kami rangkum dari berbagai macam sumber bacaan favorit saya:

Membandingkan Suatu Objek 

Adanya frasa yang membandingkan antara makna kiasan dengan makna yang sebenarnya secara langsung. Frasa yang sering digunakan adalah frasa yang dapat dianalogikan dan dapat menggambarkan makna yang sebenarnya.

Menggunakan Diksi yang Bermakna Kiasan

Ciri pertama dalam majas metafora adalam adanya penggunaan diksi yang bermakna kiasan dalam mengungkapkan suatu hal. Diksi bermakna kiasan tersebut bersifat analogis dan ekspresif. Tujuanya adalah memberikan kesan menarik kepada para pembaca.
Contohnya :
  • Si jago merah membakar rumah warga.
  • Kata dengan tanda kuning tersebut memiliki makna kobaran api.

Tidak Menggunakan Konjungsi

Konjungsi merupakan kata penghubung. Dalam majas metafora ini tidak menggunakan kata penghubung seperti bagaikan, laksana, bak, dan lain sebagainya. Karna majas metafora ini membandingkan objek sebenarnya dengan menggunakan diksi bermakna kiasan secara langsung.

Jenis - Jenis Majas Metafora

JENIS - JENIS MAJAS METAFORA
ilustrasi jenis majas metafora

Penting juga kita fahami, majas metafora sebagai salah satu jenis majas perbandingan, juga terbagi menjadi beberapa jenis majas metafora yang dibedakan berdasakan sifatnya yang eksplisit atau implsit. berikut adalah jenis - jenis majas metaforanya:

1.   Majas Metafora in Praesentia

Majas Metafora in Praesentia adalah majas metafora yang bersifat eksplisit. Dimana objek (orang atau benda) yang hendak dibandingkan disampaikan bersamaan dengan pembandingnya (Diksi bermakna kiasan). Misalnya dalam sebuah contoh

Maulida Fitriani merupakan kembang desa yang memperoleh banyak perhatian lelaki desa Pontang Kerajan.

Dalam contoh diatas, kata ‘Kembang desa’ memiliki makna bahwa Maulida Fitriani adalah gadis yang sangat cantik.

2. Majas Metafora in Absentia

Majas Metafora in Absentia adalah majas metafora yang bersifat implisit. Dimana objek (orang atau benda) yang hendak dibandingkan disampaikan tidak bersamaan dengan pembandingnya (Diksi bermakna kiasan). Hal tersebut sering mengakibatkan pembaca salah faham dalam menangkap yang terkandung dalam ungkapan tersebut. Misalnya dalam sebuah contoh

Para pemuda di desa Pontang Kerajang yang ingin menculik hati mawar desa itu. 

Pada contoh tersebut, kata ‘mawar desa’ dapat memiliki banyak makna, misalnya; gadis, cantik, wanita yang belum menikah. Karna Objek tidak disampaikan.

Kumpulan Contoh Majas Metafora

CONTOH MAJAS METAFORA

Pada bagian ini, saya akan mencoba merangkum beberapa contoh majas metafora dari berbagai macam sumber baik itu blog, jurnal, buku, koran , dan lainnya yang akan saya sajikan dalam bentuk kalimat - kalimat yang menarik.

Selain itu saya juga akan mengklasifikasikanya kedalam beberapa kategori cohtoh majas metafora. Semoga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam memahami materi ini dan juga dapat anda gunakan sebagai bahan dalam mengerjakan tugas anda. berikut adalah ulasannya.

1.  Contoh Majas Metafora dan Artinya

Contoh Majas Metafora dan Artinya

Meski sering mendapat peringkat satu dikelas , Malik tetap rendah hati.
Arti kata "rendah hati" dalam contoh majas metafora tersebut adalah tidak sombong.

Ketika ketahuan selingkuh, dia langsung mati kutu.
Arti kata "mati kutu" dalam kalimat diatas adalah tidak dapat berbuat apa - apa.

Saya bermain mata dengan seorang wanita cantik di seberang sana
"Bermain mata" dalam contoh majas metafora tersebut diartikan sebagai "Lirik sana Lirik Sini"

Buah hatinya sakit, Bu Maulida nampak sekali murung

Arti Kata "Buah Hatinya" dalam contoh majas metafora tersebut dapat dimaknai dengan "Anaknya"

Karena takut ketahuan, Rudi menjadikan bambang sebagai kambing hitam
"Kambing hitam" dalam contoh diatas diartikan sebagai orang yang disalahkan padahal dia tidak salah.

Dewi malam ditemani bintang
Arti kata "Dewi malam" pada contoh majas metafora yang terakhir ini adalah bulan.

2. Contoh Majas Metafora dalam Puisi

Contoh Majas Metafora dalam Puisi

Judul Puisi : Catatan Kelam
Karya : Anonimus

Ruang perawatan adalah lebih baik
Lebih sempurna ketimbang harus sehat berjalan wajar
Lebih indah untuk sekedar pendar cahaya bulan
Pada waktu di mana semua harus mendapat ultimatum untuk terus berjalan
Tanpa arti jarak yang telah tertempuh
Bila kau pergi sesaat setelah aku ada pada waktu
Untuk apa senyum penyambutannya
Bila tangisan tak bisa kau bendung pergi
Sesaat setelah semua di mulai, ini telah usai
Cerita kita bergegas berakhir

Dalam puisi diatas, kita dapat menemui majas metafora pada bait ke-6 dengan sajak "Bila kau pergi sesaat setelah aku ada pada waktu". Frasa "setelah aku ada pada waktu" menunjukkan arti "kematianku telah tiba". Makna sebenarnya dalam sajak tersebut adalah "Jika kau pergi setelah kematianku tiba".

Judul : Tidak Hanya Aku
Karya : Anonimus

Kenangan akan duka cita mana yang lebih mengerikan
Dari hati yang tidak lagi utuh untuk terus mempertahankan sekali nafas
Dalam tarikan duka kian lebar senyum yang menipu
Wajah bertopeng sebagai penyamar
Purnama menerangi bumi tepat diatas kau dan bukan bersama aku
Cukup celas untuk tunjukkan semu rona pada diri seolah sangat lugu
Langkah detakan arloji semakin membuat sakit pada kebahagian kalian yang semakin nyata
Untuk satu langkah maju mu
Seribu kaki lari aku menjauh

Berdasarkan puisi di atas dapat kita ketahui makna dari puisi tersebut mengandung majas metafora yang terletak pada bait ke 5 dengan sajak "Purnama menerangi bumi tepat diatas kau dan bukan bersama aku". Arti kata "Punama" dalam sajak tersebut adalah cahaya bulan. Makna sebenarnya dalam sajak tersebut adalah "Cahaya bulan menerangi bumi tepat diatas kau dan bukan bersama aku".

3. Contoh Majas Metafora dalam Karya Sastra

Contoh Majas Metafora dalam Karya Sastra

  1. Orang yan berhasil tidak akan lupa daratan dari mana ia mendapatkannya.Orang yang kaya biasanya memiliki sikap tebal hati.
  2. Jangan berpangku tangan dengan kewajiban yang ada.
  3. Gadis itu bermulut harimau, jadi tidak banyak yang menyukainya.
  4. Angin itu membabi buta tanpa menghiraukan sekitarnya.
  5. Internet merupakan gudang ilmu masa kini yang membantu konsumennya lebih mudah mengakses informasi.
  6. Seorang anak adalah harta karun bagi orang tuanya yang akan selalu mereka jaga sampai kapanpun.
  7. Si Boi menjadi bintang kelas karena prestasinya yang luar biasa dalam olimpiade nasional.
  8. Koruptor adalah sampah masyarakat yang seharusnya diperlakukan lebih buruk dari seorang pencuri.
  9. Dewi malam ditemani oleh bintang – bintang menghiasi langit malam.
  10. Engkau adalah belahan jantung hatiku yang takkan tergantikan oleh siapapun.
  11. Bagi para wanita berhati hatilah dengan buaya darat.
  12. Orang yang masuk ke daftar hitam disebut orang jahat.
  13. Rini termasuk anak dari keluarga darah biru.
  14. Hindari sikap gelap mata apabila memiliki harta.
  15. Kabar angin yang terdapat di masyarakat membuat banyak orang menjadi resah.
  16. Si Boi unjuk gigi kemampuannya bermain basket.
  17. Bisnisnya tidak berjalan lancar sampai gulung tikar.
  18. Laki laki itu bermain mata untuk mendapatkan hati wanita cantik didepannya.
  19. Roni merupakan kaki tangan dari manajer perusahaannya.
  20. Raja siang terik dari sisi Timur.
  21. Saat kekasih kamu terpergok bersama orang lain, Dia pasti mati kutu.
  22. Wanita adalah tulang rusuk lelaki.
  23. Pak Alex terkesan cuci tangan terhadap kasus penipuan ini.
  24. Kasus kopi sianida akhirnya dibawa ke meja hijau.
  25. Laki laki hidung belang harus diberi pelajaran agar tidak seperti itu lagi.
  26. Ketika kesulitan datang, jangan kecil hati dan teruslah berjuang.
  27. Jadilah orang yang berjiwa besar dimanapun dan kapanpun.
  28. Ia kasihan sekali karena hidup sebatang kara di jalanan yang sepi itu.
  29. Kalian harus tutup mulut agar masalah tidak semakin besar.
  30. Boyband Korea bernama BTS sedang naik daun.
  31. Ia unjuk gigi dalam pertandingan lari estafet.
  32. Usahanya sampai gulung tikar akibat persaingan yang ketat.
  33. Tutup mulutlah agar masalahnya tidak semakin besar.
  34. Akibat konsernya yang gagal, Ani hanya bisa gigit jari.
  35. Hati – hati terhadap tangan panjang yang ada disekitar Anda.
  36. Bulan pertama menjadi anak bawang di kantor sangat berat.
  37. Seorang Ibu berat hati berpisah dengan anaknya.
  38. Pasti ada teman kamu yang suka cari muka di depan guru.
  39. Raja malam mulai mengitai mangsanya.
  40. Raja hutan sedang menandai wilayah kekuasaannya.
  41. Hati – hati dengan tikus berdasi yang berada disekitar Anda.
  42. Belajarlah yang rajin agar menjadi bunga bangsa yang membanggakan.
  43. Pelaku kejahatan selalu mencari kambing hitam untuk terhindar dari jerat hukum.
  44. Tangisan awan tak pernah berhenti di langit Jakarta.
  45. Tipe orang yang tidak disukai adalah orang yang bermuka dua.
  46. Ketika tanggal tua, makanan wajib anak kos adalah mi instan.
  47. Via menjadi buah bibir karena kecantikannya.
  48. dalam menyelesaikan masalah tidak boleh menjadi orang yang ringan tangan.
  49. Pahlawan Indonesia telah gugur di medan perang.
  50. Wanita itu murah hati terhadap orang disekitarnya.
  51. Dalam perdebatan itu, Lina ikut angkat bicara.
  52. Akal bulus laki laki itu menyesatkan semua wanita.
  53. Seorang pemimpin haruslah adil dan tidak berat sebelah dalam membuat keputusan.
  54. Aliran itu mencuci otak setiap penganutnya.
  55. Buku putih milik pendeta tidak boleh di buka oleh orang sembarangan.
  56. Dina dijuluki orang berkepala udang.
  57. Pak Dino melakukan cuci tangan atas kasus penipuan yang terjadi.
  58. Kasus korupsi itu akhirnya di masukkan ke mea hijau.
  59. Tina hanya bisa gigit jari melihat tiket konsernya hangus.
  60. Laki  – laki hidung belang itu perlu diberi pelajaran.
  61. Warga mendengar kabar angin yang meresahkan.
  62. Ketika seseorang menjadi orang sukses, alangkah baiknya jika tidak lupa daratan.
  63. Orang kaya seringkali tebal hati.
  64. Janganlah berkecil hadi jika menerima kegagalan.
  65. Sosok berjiwa besar itu adalah pamanku.
  66. Orang jahat masuk dalam daftar hitam.
  67. Angin puting beliung itu membabi buta tanpa ampun.
  68. Siti masih mempunyai keturunan darah biru.
  69. Manusia menjadi gelap mata saat meilhat harta.
  70. Orang yang bertanggungjawab tidak sepantasnya berpangku tangan.
  71. Mereka hidup sebatang kara di jalanan tanpa orang tua.
  72. Hati – hati terhadap buaya darat yang suka merayu wanita.
Demikian ulasan artikel kami terkait dengan terkait dengan majas metafora yang kami sajikan secara komprehensif. Semoga bermanfaat bagi kamu semua. Untuk mengecek pemahaman Anda, cobalah jawab pertanyaan dibawah ini dengan benar.

Contoh Soal Majas Metafora

Manakah diantara kalimat dibawah ini yang termasuk dalam majas metafora: 
a. Ayah memeras keringat untuk menghidupi keluarganya. 
b. Sampah masyarakat itu akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi. 
c. Orang yang masuk ke daftar hitam disebut orang jahat.
d. Wajahnya bagai pinang dibelah dua. 
e. Angin pun berbisik menyampaikan salamku kepadanya. 

Ketikkan jawaban + alasannya pada kotak komentar dibawah!
Read More

111+ Contoh Majas Hiperbola dalam Kalimat, Puisi, Lagu, Cerpen, Beserta Artinya

Contoh Majas Hiperbola - Ungkapkan suatu hal yang ada di pikiran kita kedalam sebuah karya tulisan akan dapat memberkan pengaruh yang berbeda kepada seorang pembaca tergantung majas atau gaya bahasa yang digunakan oleh seorang penulis.

Sedangkan gaya bahasa atau majas dapat kita artikan sebagai penggunaan ragam bahasa tertentu bertujuan untuk mendapatkan akibat - akibat tertentu yang menjadikan sebuah karya sastra akan semakin menarik (baik lisan maupun tertulis). Salah satu jenis gaya mahasi yang unik dan sering digunakan oleh penulis adalah majas hiperbola.

Kemudian apa yang dimaksud dengan majas hiperbola ? bagaimana ciri -ciri majas hiperbola ? seperti apa contoh majas hiperbola ? Pada kesempatan kali ini, penulis akan mencoba menjawab semua pertanyaan tersebut dengan merangkum materi dari beberapa sumber bacaan favorit saya dan semoga lebih bermanfaat kepada kamu semua.

Pengertian Majas Hiperbola Adalah



Pengertian Majas hiperbola adalah ungkapan untuk menyatakan suatu hal dengan menggunakan gaya bahasa yang berlebih - lebihan. Kata "Hiperbola" berasal dari bahasa yunani kuna yang memiliki arti "berlebihan". Majas ini sering digunakan dalam karya tulis atau ucapan langsung dengan tujuan untuk memberikan kesan yang lebih terhadap apa yang di maksud oleh penyampai pesan. Gaya bahasa hiperbola saat ini sering disebut dengan gaya bahasa yang Lebay.

Majas hiperbola ini termasuk kedalam jenis majas pertentangan atau biasa disebut dengan majas konflik. Hal tersebut dikarenakan majas hiperbola ini pada umumnya menggunakan diksi atau pilihan kata yang memiliki makna berbeda dengan diksi atau pilihan kata yang sebenarnya. Namun hal tersebut merupakan cirikhas dari adanya majas hiperbola itu sendiri. Tujuan dari penggunaan pilihan kata yang tidak sesuai dengan makna sesungguhnya tersebut adalah untuk menguatkan atau membuat kesan yang lebih hebat dari pada makna kata yang sebenarnya.
Dalam majas hiperbola, penggunaan kata yang memiliki makna berlebihan atau di besar - besarkan memang di sengaja, misalnya berlebihan dari segi ukuran, bentuk, jumlah dan lain sebagianya. Hal tersebut dikarenakan cirikhas yang harus ada dalam majas hiperbola. Hal yang demikian akan dapat memberikan kesan terhadap kenyataab yang di sampaikan akan dapat lebih mendalam dan akan mendapat perhatian dari para pembaca atau lawan bicara. Sebaliknya jika tidak menggunakan pilihan kata yang berlebihan, maka tidak dikatakan sebagai majas hiperbola.

Ciri - Ciri Majas Hiperbola



Majas hiperbola memiliki cirikhas tersendiri yang membedakannya dengan jenis - jenis majas yang lainnya. Oleh karena itu, sebelum kita membuat majas hiperbola alangkah lebih baiknya memahami apa saja yang menjadi karakteristik penting dari majas hiperbola ini. beikut adalah ciri - ciri majas hiperbola :
  • Majas ini berusaha untuk mengungkapksan suatu hal dengan ungkapan yang berlebih-lebihan. Sehingga apa yang disampaikan menjadi tampak lebih besar dan lebih heboh dari kenyataannya.
  • Majas hiperbola menggunakan diksi atau pilihan kata yang dramatis, analogis dan memiliki sifat berlebihan . 
  • Sesuatu yang disampaikan dengan majas hiperbola cenderung bersifat absurb atau tidak masuk di akal. 
  • Majas hiperbola memiliki efektifitas dalam memperoleh perhatian orang yang mendengar atau membacanya.

Terdakang kita tidak sadar dalam kehidupan sehari - hari kita menggunakan majas hiperbola dalam pembicaraan dan karya tulis yang kita hasilkan. Majas ini sering digunakan dalam ungkapan kagum, pidato, penasehatan, syair- syair lagu, puisi, dan juga sering digunakan dalam percakapan sehari - hari ( Biasanya anak alay ). Nah pada kesempatan kali ini kita mencoba untuk memberikan beberapa contoh Majas Hiperbola. Berikut adalah contohnya.

Kumpulan Contoh Majas Hiperbola



Setelah kamu memahami secara konseptual tentang majas hiperbola, alangkah lebih baiknya kamu memperhatikan beberapa contoh majas hiperbola. contoh majas tersebut memang sengaja saya susun untuk lebih memberikan kepahaman kamu terhadap majas hiperbola melalui contoh - contohnya yang seperti di bawah ini :

1.  Contoh Majas Hiperbola dan Penjelasannya

Wajahnya putih seputih salju.

Ungkapan dalam kalimat tersebut sebenarnya adalah ungkapan sederhana yang hanya mengungkapkan warna kulit wajah yang putih. Ungkapan tersebut menjadi berlebihan dengan adanya imbuhan ungkapan "seputih salju". Dan warna kulit yang seputih salju itu tidak mungkin kebenarannya.

Dia baik sekali, bahkan malaikat pun kalah baiknya.

Kalimat ungkapan tersebut, sederhananya hanya ingin menyampaikan pesan bahwa dia itu baik. Namun adanya imbuhan ungkapan "bahkan malaikat pun kalah baiknya" menjadikan kalimat tersebut berlebihan atau "hiperbola". dan kenyataannya tidak mungkin kebaikan seseorang dapat di samakan dengan kebaikan malaikat, karna mereka adalah makhluk yang berbeda.

Bangunan gedung - gedung tinggi jakarta telah merobek indahnya langit biru.

Ungkapan kalimat tersebut sebenarnya hanya ingin memberikan informasi bahwa gedung - gedung dijakarta tinggi - tinggi. Namun dengan menggunakan gaya bahasa atau majas hiperbola dengan menambahkan imbuhan "telah merobek indahnya langit biru" memberikan kesan yang berlebihan. Faktanya, tidak mungkin langit itu dirobek hanya oleh sebuah gedung setinggi apapun.

2. Contoh Majas Hiperbola dalam Puisi

  1. Tangisan gadis kecil itu telah membanjiri lantai. 
  2. Sinar mentari di siang ini telah membakar kulit lembutku. 
  3. Gendang telingaku pecah setelah mendengar kau bernyanyi.
  4. Ia sudah  menyelami dalamnya lautan untuk menemukan ayahnya yang hilang.
  5. Jeritan hatiku menggelegar hingga terdengar sampai kutub utara. 
  6. Suaranya menggelegar dan membahana sampai lantai ketujuh.
  7. Suara kerasnya menggelegar membelah cakrawala. 
  8. Kesedihan dan penyesalan wanita itu akibat kematian anaknya, membuat tangisannya membanjiri pemakaman hari ini.

3. Contoh Majas Hiperbola Tentang Pendidikan Sekolah

  1. Ia tetap terus berlari mengejar mimpinya meski banyak orang yang mencemooh. 
  2. Aku selalu melihat surga setiap kali mendengar nasihatnya. 
  3. Ia mampu menghitung secepat kilat. 
  4. Ia mampu menghitung secepat kilat. 
  5. Semangatnya sangat luar biasa, menggebu - gebu bagaikan api membara.
  6. Darahnya deras mengalir menganak-sungai.
  7. Contoh Majas Hiperbola Tentang Kesehatan
  8. Kecerdasannya mengalahkan komputer spesifikasi tinggi
  9. Penjelasan bu guru bagaikan kereta panjang tiada putus
  10. Matematika sulit ditebak bagaikan perasaanmu.
  11. Aku harus terus belajar walalau badai menghadang
  12. Nasihat orang yang berilmu lembut dan tidak nyeretin di tenggorokan
  13. Tugas sekolah melambai - lambai kepadaku
  14. Pelajaran mudah untuk di telan dan dicernai, gampang sekali
  15. Buguruku seperti singa kelaparan kalau aku tidak mengerjakan tugas

4. Contoh Majas Hiperbola Cinta Romantis dan Gombalan

  1. Sehari tidak berjumpa serasa satu abad lamanya.
  2. Matamu indah bagaikan bola pimpong.
  3. Cintaku tak akan pernah ternoda oleh noda bandel.
  4. Cinta ini suci di atas lembar sejedah.
  5. Aku telah menyelam ke dasar samudra untuk dapat menemukan cintaku.
  6. Hanya engkau yang bisa mengerti dia dari ujung rambut hingga ujung kaki.
  7. Hatiku hancur lebur menjadi bubur saat ku melihatmu bersamanya.
  8. Wanita itu cantik bagaikan bidadari yang turun dari langit.
  9. Remuk redam hatiku setelah melihat kau bersamanya. 
  10. Jamela lari secepat kilat saat berpapasan dengan mantan yang telah menduakannya. 
  11. Meski lima ribu wanita cantik ada di istanaku, cuma kamu-lah yang tetap teristimewa di hatiku. 
  12. Gadis itu berhasil memanah hatiku dengan senyuman manisnya. 
  13. Cintaku padamu tak akan pernah lekang oleh waktu. 
  14. Detak jantungku berlari sekencang-kencangnya tiap kali aku bertemu denganmu. 
  15. Hati dan perasaanku teriris-iris setelah mendengarkan kisahnya. 
  16. Ketampanan dan kelembutannya kepadaku dan keluargaku membuat hatiku meleleh.
  17. Otakku mendadak beku setiap bertatapan dengan matanya.


5. Contoh Majas Hiperbola Lucu dan Unik

  1. Hidungmu mancung bagaikan pinokio.
  2. Dia sangat galak sampai syetan pun takut kepadanya.
  3. Suaranya sangat lantang hingga terdengar sampai ke bunua afrika.
  4. Istriku jika kehabisan uang belanja bagaikan bidadari galau
  5. Ayahnya galak sekali bagaikan harimau.
  6. Tangisannya membanjiri seluruh kota.
  7. Toni meraung kesakitan karena kakinya tergelincir di tangga.
  8. Rozi berlari cepat secepat kilat karena takut dengan orang tuanya. 
  9. Barang apa saja yang kamu bawa, tasmu rasanya berton-ton beratnya.
  10. Jangan suruh dia menjadi penyanyi di acara manapun lagi, suaranya seperti Giant di kartun Doraemon, hanya membuat gendang telinga pendengarnya pecah.
  11. Kisah Maia Estianti membuat perasaan para ibu tersayat-sayat.
  12. Bagimu mungkin harga seporsi ayam goreng disini biasa saja namun bagi sebagian orang di luar sana harganya setinggi langit.
  13. Kentutmu tidak bersuara namun baunya membunuh seisi dunia.
  14. Tubuhmu besar, tampangmu keren, dan otakmu sebesar kepalan tangan.
  15. Pekerjaan ini membuat kepalaku bledos

6. Contoh Majas Hiperbola Dalam Bahasa Inggris

He is so dumb, He thinks Jakarta is a cake
Artinya : Dia begitu bodoh sehingga ia pikir Jakarta adalah sebuah kue

The dress very expensive, I have spend may salary for one year
Artinya : Baju itu sangat mahal, saya membelanjakan gaji selama satu tahun

Agus surprised, He is wins tons money
Artinya : Agus terkejut, ia memenangkan berton-ton uang.

Her brain is the size of a shrimp.
Artinya : Otaknya seukuran otak udang.

Your grandmother is older than the hills
Artinya : Nenekmu lebih tua daripada gunung.

He love you to Atlantic Ocean
Artinya : Dia mencintaimu sampai Lautan Atlantik

This question is difficult on the world
Artinya : Pertanyaan ini tersulit sedunia.

They have a million bag in cupboard.
Artinya : Mereka mempunyai sejuta tas di dalam lemari.

Mr Salim have lived here since stone age
Artinya : Mr Salim telah tinggal di sini sejak zaman batu.


7. Contoh Majas Hiperbola Dalam Bahasa Sunda

Hahargaan teh jaman ayenamah geus apung-apungan.
Artinya : Harga-harga zaman sekarang melambung sangat tinggi

Bakating kusieun, bulu punduk racung kawas kawat.
Artinya : Kusieun bakat, subjek bulu racung seperti kawat)

Manéhna ngajerit maratan langit basa indungna ka tabrak.
Artinya : Dia menangis ketika ibunya Ratan langit untuk memukul)

Sawah Mang Udin mah luasna satungtung deuleu.
Artinya : Sawah Mang Udin luasnya sebatas mata memandang)

Acéh kiwari banjir getih.
Artinya : Aceh pertumpahan darah saat ini)

Eta Mang Ali bakat ku ambek, beungeutna meni beureum euceuy kitu.
Artinya : Itu Mang Ali saking marahnya, mukanya sampai merah menyala begitu)

Jakarta ayeuna geus jadi kota demontrans.
Artinya : Jakarta sekarang telah menjadi demontrans kota)

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Contoh Majas Hiperbola dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari berbagai macam literatur. Semoga dengan adanya artikel ini bermanfaat bagi tugas makalah majas hiperbola anda semua. Terima kasih telah berkunjung dan wasalam.
Read More